Tabel Perubahan TKD DKI Jakarta

Menyusul dikeluarkannya Peraturan Gubernur (Pergub) No.38 Tahun 2011 tentang Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) sebagai pengganti Pergub No.215 tahun 2010, maka para Guru di Jakarta akan menerima kenaikan TKD.

Persentase tambahan TKD sekitar 50% dari yang diterima selama ini. Perubahan penting dari peraturan baru ini yaitu adanya pemberian TKD berdasarkan Golongan. Semula  semua Fungsional Guru menerima jumlah yang sama sebesar Rp 2.900.000. Bagi kepala sekolah dan jabatan fungsional widyaiswara juga disesuaikan berdasarkan tugasnya.

Berikut Tabel Perubahan TKD DKI Jakarta :

1. FUNGSIONAL GURU
Pergub No 215 Tahun 2010 Pergub No 38 Tahun 2011
Tidak ada perbedaan Golongan 2.900.000 Gol II 2.913.750
Gol IIIa – IIIb 3.653.750
Gol IIIc – IIId 3.885.000
Gol IVa – IVb 4.116.250
Gol IVc – IVd 4.347.500
2. KEPALA SEKOLAH NEGERI
TK/SD/SLB 3.150.000 TK/SD/SLB 5.087.500
SMP dan SMA 4.450.000 SMP, SMA, SMK, SMP Unggulan 5.411.250
SMK/SMP/SMA Unggulan 4.700.000
3. FUNGSIONAL WIDYAISWARA
Tidak ada perbedaan Golongan 2.900.000 Gol IIIa – IIIb 3.950.000
Gol IIIc – IIId 4.200.000
Gol IVa – IVb 4.450.000
Gol IVc – IVd 4.700.000
4. Tambahan TKD di Puskesmas
Kelurahan tidak diberikan tambahan Diberikan tambahan TKD maksimal Rp 1.000.000 yang bersumber dari pendapatan operasional Puskesmas

comments

38 Comments

  • April 13, 2011 - 7:37 am | Permalink

    Selamat buat para Guru atas perubahan TKD ini..
    seperti yang banyak disuarakan dalam blog ini :)

  • April 13, 2011 - 9:07 am | Permalink

    Wuih.. selamat buat guru, untuk daerah lain harap bersabar ya… hahahaha… sepertinya jadi pungguk merindukan bulan bagi guru di daerah …

    • rena
      April 13, 2011 - 12:29 pm | Permalink

      guru sudah lebih sejahtera daripada dokter

  • April 13, 2011 - 1:27 pm | Permalink

    guru daerah masih gigit jari tunjangan daerah Rp.250rb/bln sudah 4 bulan belum keluar….

    • rena
      April 14, 2011 - 11:29 am | Permalink

      pegawai daerah dapat tunjangan daerah, pegawai pusat koq gada tunjangan pusat..capek deh

    • Bravo
      June 28, 2012 - 9:32 pm | Permalink

      Weleh..weleh..weleh…Hebaat
      Tapi jangan kebablasan, guru kadang dijadikan tunggangan politik untuk mendongkrak kepentingan, dengan alasan kesejahteraan. lihat saja guru sudah Golonganya bisa naik 1 tahun 2 x, Tunjangan, Sertifikasi, namun sayang SDM guru masih banyak yang tidak sebanding dengan tugasnya, walaupun sekarang kebanyakan sudah S-1 / S-2 tapi belom mampu memberikan pendidikan yang terbaik buat bangsa,

  • Anton
    April 13, 2011 - 3:42 pm | Permalink

    Guru adl PNS yg paling banyak mengeluh

    • April 13, 2011 - 10:18 pm | Permalink

      Wajar bos.. yang protes malah bukan guru yang pertama, malah Iwan Fals .. di kebiri mulu.. pernah dengar lagunya nggak bos ?? .. xixixixixi

      • rena
        April 14, 2011 - 11:25 am | Permalink

        gaji guru, dokter, penyuluh adalah sama untuk pangkat dan masa kerja yg sama, tetapi mengapa guru adalah yg paling banyak mengeluh..

        • aw222
          May 13, 2011 - 10:36 am | Permalink

          Anton + Rena : Guru adalah profesi yang tidak komersial, jadi pendapatannya adalah gaji + Tunjangan. berbeda dengan dokter dan penyuluh, selain bekerja di instansi masih dibayar saat melakukan tindakan.

          • Joko Dublong (Asli)
            March 27, 2014 - 2:26 pm | Permalink

            Guru adalah PNS yg paling banyak mengeluh.. Padahal kebanyakan yang jadi guru adalah mereka yg ga ketrima masuk kedokteran

  • April 13, 2011 - 11:36 pm | Permalink

    OJO DIGUGU YEN KELIRU, pahlawan apanya wajar emang tugasnya begitu.. The real hero adlh mrk yg bersedia tugas di daerah terpencil.kalo guru skrg mah bnyk tingkah dan selalu mengeluh.

    • April 14, 2011 - 9:35 am | Permalink

      Siapa yg bilang guru itu pahlawan, bos .. guru itu pekerjaan, yg real hero bukan yg bersedia di daerah terpencil yg diberi tunjangan gede, tp guru honor yg di bayar murah.. bertingkah seperti apa yg dimaksud dengan banyak tingkah dan mengeluh, xixixix ngomong yg jelas .. kalo suka mengeluh mungkin tiap hari ada guru yg demo,.. aya aya wae …

      • joko
        April 14, 2011 - 11:35 am | Permalink

        mengeluh tidak mesti dg cara demo..mengeluh bisa dilakukan di mana saja

        • intan
          April 14, 2011 - 11:42 am | Permalink

          Sebenarnya petani adalah warga negara yg sangat berjasa kenapa mereka blm bisa memiliki kesejahteraan setara dg guru?

          • queen
            March 13, 2014 - 7:02 pm | Permalink

            Klo gitu petani aja yang jadi guru…hahaha

  • mike brudul
    April 14, 2011 - 10:36 am | Permalink

    evidencenya mana nih… setidaknya ada file pdf duung.. biar orang ngga berpikiran asal ngejeplak

  • rena
    April 14, 2011 - 11:27 am | Permalink

    Tunjangan daerah DKI lebih gede daripada remun kementerian pusat (apalagi yg blm remun) membuktikan bahwa PNS di Pemda DKI jauh lebih berkualitas daripada pegawai kementerian pusat..

    • PNS PUSAT
      August 1, 2011 - 7:54 am | Permalink

      Berkualitas apanya Mba?? Pelayanan di kelurahan masih aja kayak dulu tuh..masih dengan mental lama, minta “uang jasa”. Saya lihat di bbrp media belum lama ini yang memperlihatkan pegawai pemda dengan seragam khas nya ijo2 sedang asyik berbelanja di pasar pada jam kerja, kena razia. :sad:
      Beda jauuuhhh dengan kantor saya yang juga melayani masyarakat, SDM di tempat kami cerdas2, rata2 mereka lulusan terbaik dari universitasnya. Dan kami bekerja dgn SOP yang jelas dan sistem IT yang canggih Mba.
      Tunjangan DKI lebih GD dari remun pusat? Diinstansi tempat saya bekerja, selain ada TKPKN (memang pemda DKI sedikit lebih besar ), ada tunjangan kerja lain lagi, bonus 2 kali setahun (besarnya bisa bbrp kali dari tunjangan remun, dan kesempatan beasiswa ke luar negeri yang lebih besar dari departemen lainnya, peluang karir yang bagus bedasarkan kinerja, walaupun masih gol.II C tapi kalau sudah memegang jabatn tertentu (bukan kepala seksi, ada tunjangan lain lagi Mba, apalagi kalau jadi fungsional.

  • April 14, 2011 - 6:35 pm | Permalink

    Terima kasih Bapak Gubernur beserta jajarannya dan bpk / ibu Anggota DPRD DKI jakarta yg telah mengabulkan permohonan kami untuk diberikan TKD berdasarkan Golongan. sehingga ada pertambahan yg kami terima. Untuk teman2 guru mari kita syukuri dan kita bekerja lebih giat dan Rajin.

  • April 14, 2011 - 6:40 pm | Permalink

    Alhamdulillah Bapak Gubernur dan DPRD telah memperhatikan dan mengabulkan keinginan Guru agar diberikan TKD sesuai dgn Golongan. Terima Bapak Gubernur dan DPRD DKI Jakarta. Teman2 guru ayo bekerja dgn Rajin dan lebih semangat lagi..

  • April 14, 2011 - 6:43 pm | Permalink

    Alhamdulillah Bapak Gubernur dan DPRD telah memperhatikan dan mengabulkan keinginan Guru agar diberikan TKD sesuai dgn Golongan. Terima kasih Bapak Gubernur dan DPRD. Teman2 Guru ayo bekerja dgn rajin dan lebih semangat lagi.

  • toaensi
    April 14, 2011 - 9:22 pm | Permalink

    Terima ksh kpd semua phk yg tlah memperjuangkn nasib guru2 DKI, semoga ini bs mnjd smngt kita dlm melkskn tugas.dan Smg ini mnjd kenyataan.

  • endang nuryadin
    April 15, 2011 - 8:30 am | Permalink

    Dan mudah2an bp ibu guru dapat mensyukurinya krn berapa pun besarnya kalau kt tdk bisa mensyukurinya tetap kurang kurang kurang terus. slamat

  • guru PNS kementerian agama
    April 15, 2011 - 10:15 pm | Permalink

    Subhanallah….Mudah2an guru PNS Depag yg notabene berada di lingkungan pemda DKI dan sama2 mendapatkan beban tugas yg (terkesan dipaksakan harus) sama juga turut diperhatikan…

  • Jayabaya
    April 16, 2011 - 5:49 pm | Permalink

    Alhamdulillah. Bapak Gubernur DKI ternyata kurang teliti, buktinya : juknis Ujian Sekolah/Nasional DKI isinya banyak yang ga sinkron, lihat aja dari jadwal dan alokasi waktu (di jadwal 2 jam, di alokasi waktu 1,5 jam), tata tertib pengawas ruang di juknis berbeda dengan yang ada di POS UN keluaran BNSP (daftar hadir, berita acara di POS disuruh satu lembar di juknis disuruh 2 lembar). Bikin bingung Pak. Menurut informasi TKD gol IV/a-b dipajak 15% dan gol III/c-d dipajak 5% AKIBATNYA gol III/c-d TKD-nya lebih besar Rp 200 ribuan (tepatnya Rp 191.937,50) daripada golongan IV/a-b. Mendingan ga usah naik golongan ke IV/a …. daripada turun pendapatan. kalau informasi tsb benar berarti Pergub No. 38 Tahun 2011 bisa menghambat karir guru. Bapak Gubernur yang terhormat, kalau mengeluarkan aturan mohon diteliti dengan seksama, jangan langsung percaya anak buah, malu kan kalau habis teken muncul revisi. Kesannya ya … kerja asal-asalan.

  • sanwani, S.Pd
    April 17, 2011 - 12:10 pm | Permalink

    KEPADA PARA GURU DKI YANG BERBAHAGIA
    INI ADALAH RICIANNYA TKD GURU DKI, ( SANWANI, S.Pd
    __________________________________________________________
    SALAM BUAT BAPAK GUBERNUR YANG HEBAT,…OK ……TERIMA KASIH

    GOL. III. a – b ………………………………. Rp. 3.950.000

    P.Ph 21 5% ( 3.950.000 x 5% )…………………… Rp 197.500

    ZAKAT Profesi 2,5 % ( 3.900.000 x 2,5% ) ………………. Rp 98.750 _
    ___________________________________________________________________________________
    JUMLAH BERSIH …………………………………………………………….. Rp 3.653.750

    ___________________________________________________________________________________

    GOL. III. c – d …………………….. Rp. 4.200.000

    P.Ph 21 5% ( 4.200.000 x 5% )…….. Rp 210.000
    ZAKAT Profesi 2,5 % ( 4.200.000 x 2,5% ) ……. Rp 105.000 _
    _____________________________________________________________________

    JUMLAH BERSIH ………….………….. Rp 3.885.000

    ___________________________________________________________________________________

    GOL. IV.a/B ……………………….. Rp. 4.450.000

    P.Ph 21 5% ( 4.450.000 x 5% )………. Rp 222.500
    ZAKAT Profesi 2,5 % ( 4.450.000 x 2,5% ) ………… Rp 111.250 _
    _____________________________________________________________________________

    JUMLAH BERSIH ………………………….. Rp 4.116.250

    ___________________________________________________________________________________

    KEPALA SEKOLAH…………………………………………………. Rp. 5.500.000

    P.Ph 21 5% ( 5.500.000 x 5% )……………….. Rp 275.000
    ZAKAT Profesi 2,5 % ( 5.500.000 x 2,5% ) ……. Rp 137.500 _
    ________________________________________________________________________

    JUMLAH BERSIH ……………………………………………………..Rp 5.087.500

    • Riri
      April 18, 2011 - 10:57 am | Permalink

      Itu rincian untuk pengawas? rincian untuk gurunya mana ?

    • jim
      April 19, 2011 - 7:33 am | Permalink

      gol IV pphnya 15% pak

  • Rosmaidar
    April 19, 2011 - 9:18 am | Permalink

    Alhamdulillah, TKD sudah naik. Sekarang saya tambah rajin. Meskipun tidak mengawas UN, saya tetap datang ke sekolah, mengerjakan apa yang bisa dikerjakan, sep mempersiapkan kegiatan siswa di bulan Ramadhan, pesantren kilat, dll

  • Puji
    April 19, 2011 - 8:53 pm | Permalink

    Gol IV sama Gol IIId ternyata terimanya gede gol IIId.
    Kalau naik pangkat dari IIId ke IVa tujangannya malah berkurang dong.
    Setiap bulan kita bayar PPH seharusnya setiap indifidu punya tanda terima

  • oye
    April 25, 2011 - 2:39 pm | Permalink

    sebenarnya seluruh pegawai di PEMDA DKI Jakarta dapat TKD nggak Sih….?? atau hanya PNS tertentu saja tidak semua pegawai PEmda….???

  • Muhtar
    May 25, 2011 - 10:26 am | Permalink

    Asahan macam mana ya ? apa bisa ! Selamat rekan guru di DKI tapi ingat kinerjanya,Ya ? harus kreatif sekreatif gubenurnya,

  • hans
    June 29, 2012 - 1:29 pm | Permalink

    Itu belum ditambah tunjangan sertifikasi ya bos…? Gile bener…

  • cuplis
    July 29, 2012 - 3:09 am | Permalink

    Bagaimana dengan auditor

  • andi
    October 14, 2012 - 10:55 pm | Permalink

    kalo guru depag di jkt maaaaahh,,,, cuma dengar cerita dooank… ada tkd guru di jkt. :’( sambiiill gigit jariii……

  • amos pandia
    August 17, 2013 - 11:39 pm | Permalink

    bagaimana dengan TKD di daerah lain apa bisa sama dengan TKD di DKI?

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>