Komponen Gaji PNS

Sampai saat ini Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi salah satu profesi yang paling diidamkan masyarakat Indonesia.

Hal ini terlihat dari banyaknya pendaftar saat lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dibuka.

Salah satu faktor keinginan kuat menjadi PNS adalah adanya jaminan hingga hari tua dari negara. Yakni, adanya uang pensiun yang diberikan setiap bulan hingga meninggal.

Apalagi, gaji PNS juga tidak begitu terdampak jika ada krisis misalnya adanya pandemi Covid-19.

Besaran yang diterima masih sama meski kondisi keuangan negara sangat terpengaruh dengan adanya pandemi ini.

UU No. 5/2014 tentang ASN pasal 79 menyebutkan pemerintah wajib membayar gaji dengan adil dan layak kepada PNS serta menjamin kesejahteraan PNS.

Lalu, berapakah besaran gaji PNS saat ini?

Komponen gaji PNS terdiri atas Penghasilan dan Potongan.

Penghasilan:

  1. Gaji Pokok
  2. Tunjangan Keluarga
  3. Tunjangan Umum
  4. Tunjangan Jabatan
  5. Tunjangan Beras
  6. Tunjangan Khusus
  7. Tunjangan Pajak Penghasilan dan Pembulatan

Potongan:

  1. Iuran Wajib Pegawai (IWP)
  2. Pajak Penghasilan
  3. Taperum
  4. Potongan Lain-lain
Baca juga:  Tunjangan Keluarga

Komponen penghasilan di atas berlaku sama untuk semua PNS baik instansi pusat maupun pemerintah daerah.

Namun ada faktor yang menyebabkan besaran yang diterima seorang PNS berbeda meskipun mempunyai golongan, pangkat dan jabatan yang sama.

Komponen yang mempengaruhi selisih gaji PNS tersebut karena adanya:

Besaran tunjangan kinerja tergantung kepada instansi yang ditempati sebagai PNS.

Perbedaan tidak hanya antara instansi pusat dengan daerah namun antar instansi vertikal seperti Kementerian Lembaga juga tidak sama tergantung pencapaian reformasi di K/L tersebut.

Besaran tunjangan kinerja PNS pusat diatur dalam Perpres, antar K/L bisa berbeda.

Tunjangan kinerja daerah sering disebut dengan istilah TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai).

Bagi pemerintah daerah tunjangan kinerja sangat dipengaruhi dengan PAD (Pendapatan Asli Daerah), sehingga daerah yang mejadi pusat bisnis atau mempunyai kekayaan sumber alam yang besar berefek pada pemberian tunjangan kinerja daerah yang besar pula.

Tidak heran daerah dengan PAD tinggi TPP yang diterima PNS bisa lebih besar daripada daerah dengan PAD yang terbatas.

Baca juga:  Tunjangan Lain-lain

Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) PNS Daerah bisa juga dalam bentuk uang makan, bisa diberikan atau tidak tergantung kebijakan Pemda setempat.

Berbeda dengan PNSD, aturan pemberian uang makan PNS Pusat sudah seragam berdasarkan nilai rupiah yang sudah ditetapkan Menteri Keuangan.

Untuk lebih lebih memahami gaji PNS, berikut penjelasan lengkap atas komponen gaji PNS, serta simulasi gaji yang diterima.

Lanjut: Gaji Pokok PNS