Tabel Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) DKI Jakarta

Sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 215 tahun 2009 tanggal 30 Desember2009, Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) diberikan berdasarkan jabatan.

Berikut peringkat (grade) jabatan yang menjadi dasar besaran tunjangan yang diterima:

Grade Keterangan Tunjangan
18-20 NON KARIER
17 ESELON I 50,000,000
16
15 ESELON II 28,000,000
14 26,000,000
13 24,000,000
12 22,000,000
11 ESELON III 11,550,000
10 10,550,000
9 9,550,000
8 ESELON IV 6,550,000
7 6,200,000
6 5,850,000
5 ESELON V 5,500,000
4-1 STAFF 4,700,000 – 2,900,000

Dalam Peraturan Gubernur tersebut juga diatur ketentuan-ketentuan
tentang PNS/CPNS yang menerima TKD, yaitu:

No Keterangan Tunjangan
1 Deputi Gubernur 35,000,000
2 Asisten Deputi Gubernur 20,000,000
3 Kepala Sekolah Negeri (TK, SD,SMP,SMA,SMK,SLB) 3,150,000
Kepala Puskesmas Kelurahan 3,150,000
4 PNS di SKPD/UKPD kecuali Kepala Puskesmas Kelurahan 2,900,000
Jabatan Fungsional Guru 2,900,000
Jabatan Fungsional Widyaiswara 2,900,000
Jabatan Fungsional Kesehatan 2,900,000
5 CPNS 1,750,000

Selain itu ada tambahan TKD bagi PNS & CPNS yg mempunyai resiko pekerjaan tinggi, yang melakukan pelayanan terdepan kpd masyarakat dan yg menduduki Jabatan Fungsional Tertentu, yg besarannya sbb:

No Keterangan Tambahan TKD
1 PNS di Kepulauan Seribu 1,000,000
Dinas Pemadam Kebakaran 1,000,000
RS Duren Sawit 1,000,000
Kantor Kelurahan dan Kecamatan 1,000,000
Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan sebagai Programmer dan Operator 1,000,000
2 Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan sebagai System Programmer dan System Analyst 2,000,000
Jabatan Fungsional Tertentu selain Guru dan Kesehatan 2,000,000

Baca Juga:

768 Comments

1 5 6 7
  • October 21, 2010 - 4:58 pm | Permalink

    Numpang….Numpang….Entri kesedihan kami dikiiit pakde operator…

    Pakde,,,,KAPAN PNS Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di remunerasi-kahn juga????

    OoooAllah….Kulo dadi pengamat cuaca resiko kerokan istri trusss sesudah dinas malam,,,belum masuk angin-angin duduk,belum rawan kena resiko ledakan tabung gas balon pibal,,,belum lagi tidak dapat rumah dinas selama dinas 4 tahun ngabdi di daerah…

    Piye toh ono guru diperhatikan kesejahteraannya trus2an, wong aku dinas masih koyok umar bakrieeee….

    Bisuuuk sa’ wayahe Indonesia bakal kena badai,hujan salju atau peringatan gempa tsunami, aku ora gelem informasikan ke seluruh masyarakat sebagai peringatan dini.Orak sudiiiiiii….!!!Selamatkan brutu masing-masing…rek(ngambek…:P)

    Podo wae ngarepku….!!!

    Aku niat remunerasi untuk “NGAMPRAH NENG BANK KUDU AMBIL BTN….”
    Nak Saiki aku ngontrak umah dari jaman biyen sampai saiki (NOMADEN)….
    Piye carane PNS iso dapet Umah klo ndak wani NGAMPRAH BANK,,,pakdeeee…..????
    Lah,klo gaji masih golongan 2c,aku piye carane ngambil BTN lah wong neng MATARAM – NTB, deplover BTN ngasih harga diatas 150jt,trusss sisa Gaji kurang memadai untuk dipotong cicilan BTN….

    Walah-talaaaaaahhhh…..KUALAAAAATTTT….BISUUUUUKKKKK….ONO GEMPA/TSUNAMI UNTUK WILAYAH INDONESIA TENGAH-TIMUR,,,AKU ORAK SUDIIIII INFORMASIKAN SEBAGAI PERINGATAN DINI….ORAK SUDIIIIIIIIIIIIII…..!!!!!(xixixixixixiiiiiiii…..)

    Byar podo dipateni alammmm….

  • October 30, 2010 - 8:38 am | Permalink

    Mau tanya nih, sama yang kompeten. Sebenarnya uang sertifikasi guru-guru di jakarta Barat pada bulan oktober 2010 yang lalu bagaimana sih perhitungannya. Diterimakan kepada guru untuk 5 bulan atau 6 bulan sih? Terus berdasarkan gaji pokoknya berapa sih? Kok tidak jelas? Karena pada buku tabungan Monas Bank DKI, hanya ada nominalnya saja. Itu sudah dipotong pajak apa belum juga tdk tahu…. Mohon dapat dijelaskan secara terbuka/transparan, supaya tidak ada pertanyaan maupun curiga, yang sangat wajar dipikirkan oleh teman-teman guru, khususnya Jakarta Barat. Contoh III/d : kalau diterimanya sebesar Rp 10.950.650.00. Itu berapa bulan. Kalau dihitung dengan gaji pokok Rp 2.148.800,00 (= 6 bulan). Tetapi kalau dihitung dengan gajin pokok Rp 2.577.800,00 (=5 bulan saja). Mana yang benar. Mohon jawaban…. Terima kasih.

  • jojo
    November 4, 2010 - 1:04 am | Permalink

    dulu aku pernah di tampar ibu guruku, waktu kelas 4 SD, gara2 ak ga menyahut waktu di panggil. karena saat itu aq ga merasa mendengar. masih dendam rasanya. Bukan saja sakit pada pipiku, tapi juga pada hatiku…

    Lain halnya sama guruku satu lagi, saking baiknya beliau sampai menjuluki aku walking dictionary.. yah, tergantung pribadi masing2.. guru juga manusia, ada yg baik, ada yg jelek..

  • PENONTON
    November 7, 2010 - 8:31 pm | Permalink

    Sekarang keboborokan para pemimpin negara ini diserangnya oleh alam,bukan oleh mahasiswa seperti era Sukarno-Suharto dulu,Sebab sekarang masing-masing pemimpin menentukan sendiri kebobrokanya,tidak seperti dulu yang berpusat pada seorang otoriter.SEKARANG BARENG-BARENG MENIPU RAKYAT DENGAN JANJI-JANJI PALSUNYA.Tuhan maha perkasa dan maha tau,mahasiswa tidak akan sanggup menjatuhkan sedemikian banyak pemimpin bobrok dinegara ini,Tuhan mendelegasikan keputusannya kepada Air,Gunung, Angin dan berbagai Virus jahat kepada negeri yang penuh pemimpin bobrok ini.Pemimpin di negeri ini tidak tau arti pemimpin yang sebenarnya dan tidak mau belajar dari pemimpin dunia yang lain yang sukses dan lahir sebelum ini.Rasanya tidak perlu dituliskan arti pemimpin yang sebenarnya disini,karena salah satu pe nyebab kebobrokan mereka adalah merasa lebih pintar dari yang lain.Kita hanya akan menonton betapa masa kepemimpinan mereka dilalui dan berakhir dengan tulisan sejarah yang sangat buruk dan nama mereka akan mencoreng dunia lagi seperti dua nama SU yang dulu itu,Terkutuk.Amit-amit!

  • November 26, 2010 - 8:29 am | Permalink

    Saya gembira banyak pendapat tentang guru dalam hal kesejahteraannya,Tetapi jauh lebih bijaksana untuk tidak apriori thdp guru ketika banyak orang mulai peduli.Kita teruslah dan mulai belajar lebih serius tentang kenapa dan bagaimana rusaknya bangsa ini dan bagaimana bangsa-bangsa lain maju begitu pesat.Guru juga tidak akan mengeluh selama keadilan lebih masuk akal.Guru adalah kaum intelektual tidak akan rewel gara-gara masalah kecil,sejarah telah membuktikan peranan guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan termasuk memiliki peran yang tidak sedikit thdp kemerdekaan republik ini.Semoga kita menyadarinya.

  • hanif
    December 27, 2010 - 5:23 pm | Permalink

    Wow.. tunjangan kinerja PNS DKI mengalahkan Kementerian pd umumnya.. Padahal kerjaan pegawai pemda kan hehe.. lanjutin sendiri deh.. ;)

  • orang kaya lamo
    December 31, 2010 - 10:54 am | Permalink

    kacian deh luh ribut aja,demo aja,mogok aja ha7x botak tuh palakluh mending gue OKL nggak susah tinggal tidur doang he100x emang enak dicuekin

  • musafir
    January 1, 2011 - 2:48 pm | Permalink

    wah klu gini pd seneng semua, klu yg remun polisi pada hujat,,,,
    emeng resikonya tinggi mana ????

    jancok kabeh

  • January 8, 2011 - 1:27 pm | Permalink

    @pak pujiraharjo dll yang merasa kurang.
    Ha ha ha … anda dikasih tambahan tunjangan masih kurang juga, belum lagi pungli murid2. Makan tuh uang haram, di neraka nanti kami akan lihat perut anda diseret2.
    KAlau mau tambahan banyak, jadi Kontraktor/ pengusaha aja, sekali pukul dapat gede. Tapi kan dapet order paling2 per 6 bulan sekali atau 3 tahun sekali. Tak ada uang pensiun, cuma pesangon. Mau?
    Bagaimanapun, disyukuri aja. Siang PNS, malam swasta. Jangan pungli murid SD.

    • haryono
      January 26, 2011 - 11:36 am | Permalink

      bos….!!! kalau PNS punya MINDSET gini, rusak negara..!!! PNS harusnya gak boleh nyambi pekerjaan apapun agar kerjanya bisa fokus.

  • INDRA
    January 11, 2011 - 11:28 am | Permalink

    KURANG KURANG TERUSSS…POKOKNYA .SONO GI BURUAN DEMO….!! dasar manusia ga pernah bersyukur,dkasih berapapun ga bakalan merasa cukup.sampai kapan pun itu.

  • kaum alit
    January 12, 2011 - 8:05 am | Permalink

    ora usah ribut….oleh tunjangan akeh kok isik kurang ae……..

  • January 12, 2011 - 10:12 am | Permalink

    rekan-rekan guru semua harusnya lebih pandai bersyukur.
    miris kalo liat respon kaya gini tentang UANG.
    Masya Allah.

  • ahmad rusli
    January 20, 2011 - 10:17 am | Permalink

    syukur adalah senjata yang paling ampuh menghadapi TKD, ketimbanng kami yang di daerah gak dapat apa2

  • dadang hidayath
    January 25, 2011 - 12:28 pm | Permalink

    mudah mudah Jabar tidak jauh dari DKI……….. REMUNERASInya brow

  • dadang hidayath
    January 25, 2011 - 4:19 pm | Permalink

    jawa barat ma DKI kaga jauh……mudah2an….tunjangapun kaga jauh……

  • haryono
    January 26, 2011 - 11:33 am | Permalink

    Menurut saya, Remunerasi memang WAJIB diberikan kepada seluruh PNS tanpa terkecuali. hal ini penting agar para PNS bisa bekerja dengan tenang, konsentrasi dan baik tanpa memikirkan lagi mencari tambahan lain di luar gaji. yang saya dengar di Malaysia, semua PNS sudah ditanggung kebutuhan hidupnya, bahkan sampai anaknya di biayai sampai ke perguruan tinggi. konsekwensinya,PNS disana gak diperbolehkan nyambi pekerjaan lain. lha kalau disini, coba liat tabel gaji PNS terendah, mampukah untuk menyekolahkan anaknya sampai PT…??? boro2..! secara matematis aja untuk makan sekeluarga(asumsi 4 orang) aja gak cukup.! gimana mau tenang bekerja…? sementara kalau gaji naik dikit aja, harga kebutuhan pokok pasti melonjak..!!! gimana nih pemerintah…?!

  • January 26, 2011 - 9:01 pm | Permalink

    guru pemda dki (khususnya) SMA, sudah dapet gono-gini masih dapat pula honor dari sekolah. bukan main… bedain sama guru pns depag. Padahal masih di wilayah pemda DKI, tapi kok gak disamain ya?

  • chemon
    January 28, 2011 - 6:25 am | Permalink

    berfikirlah positif kawan, banyak sesama yang hidup dalam garis kemiskinan lihat itu, n syukuri apa yg udah didapat, manusia klo tdk pernah merasa bersyukur psti kurang berapapun yang diperoleh, upaya menuju kesejahteraan adalah dengan mensyukuri apa yang didapat, ok !

  • ronald
    January 31, 2011 - 12:38 pm | Permalink

    fauzi bowo sdh sangat adil, pejabat TKD nya dinaikkan sudah adil,karena tanggung jawabnya besar memegang amanah.selain itu peningkatan TKD merupakan bagian dari reformasi birokrasi..Jangan pernah merasa apa yang anda lakukan lebih penting dari yang lain. Syukurilah yang ada..dan jangan sibuk ngurusin pendapatan orang lain.

  • ronald
    January 31, 2011 - 12:46 pm | Permalink

    wahai guru,ketika dulu pernah tunjangan struktural kami dinaikkan,kalian semua teriak dan demo tidak terima dan akhirnya tunjangan itu pun dibatalkan pemerintah, tapi ketika anda-anda mendapat tambahan penghasilan dari sertifikasi kami diam-diam saja.Tidak baik iri hati dan dengki, lebih baik bersyukurlah dengan apa yang ada.Bukan anda-anda saja yang bisa mogok bayangkan jika seluruh pegawai pemerintah mogok…bagaimana jadinya negara ini…..

    • cenat-cenut
      March 23, 2011 - 9:07 am | Permalink

      Biasalah bos…emang guru-guru itu saking kurang kerajaan..sampe-sampe harus demo untuk menambah kerjaan mereka….

  • iru;
    February 4, 2011 - 9:33 pm | Permalink

    …..guru pada rwel semua…. mewakili rakyat yang punya hak sama atas nama UUD 45 mending ditiadakan saja TKD… guru HANYA bisa nyiptain murid yNG MATERIALISTIK…..

  • guru
    February 6, 2011 - 2:36 pm | Permalink

    yang ngajarin kita menulis,membaca,mengerti huruf bahkan ngetik di sini semua jasa SIAPA YA????? mungkin klo gak ada mereka kita bahkan tidak mengerti duit itu apa.

  • Joker
    February 6, 2011 - 3:06 pm | Permalink

    terlalu banyak nuntut para guru padahal udah dapet banyak tunjangan penghasilan …. klo berhitung materialistik ngapaen anda jadi guru,,,,.. klo anda hitung2an masalah balas budi siapa yang ngajarin nulis, membaca dan mengerti huruf lebih baik anda jangan jadi guru karena anda tidak ikhlas,,,,, syukuri apa yang anda dapatkan jangan mengeluh… Malulah wahai guru untuk Demo cuma gara2 rupiah sebab nanti itu akan menjadi contoh buat para siswa yang ada didik…………

  • sanwani, S.Pd
    February 7, 2011 - 12:04 am | Permalink

    hai Joker,. anda bukan guru tidak tahu masalahnya, main remi aja kamu pegang tuh joker terus,..

  • Penonton
    February 8, 2011 - 9:13 pm | Permalink

    Banyak orang baru nongol komentar,mangkanya terlihat “Goblog Banget”,tidak berdasar kan fakta! Kalau dilihat dari awal komentar-komentar ini muncul,kesimpulannya: “Guru menginginkan semuanya tidak mendapatkan TKD,daripada TKD menimbulkan ketidakadilan” Kalau tidak berdasarkan fakta,belajar dululah sebelum komentar,supaya tidak pamer “KeGoblogan”!Sorry ya kalau tersinggung,karena saya nonton dari awal.

  • bekas murid
    February 10, 2011 - 9:02 am | Permalink

    guruku pun ternyata sudh berubah,,,tak lg ikhlas seperti dlu,,entah akan seperti apa nasib2 generasi setlahku,,jika mereka di ajar oleh org2 yg kerap berhitung…

  • Romlai
    February 15, 2011 - 7:26 pm | Permalink

    Guru gak pernah demo sebelum ada tkd,guru gak ngitung-ngitung gaji atau nuntut macam- macam,guru matematika jelas berhitung(bodoh sekali kalau tidak berhitung)tapi bukan itungan dengan gajinya,guru naik sepedapun diam saja,mereka semua tidak perduli dengan gaji pemerintah,kalau kurang ya ngojek,ngajar double,jualan diwarung,karena penggajian tetap adil.Kalaupun ada orang berfikiran negatif pada guru pasti kehidupan orang ini kurang beres,tidak mungkin sukses,tidak beriman,calon penghuni neraka jahanam. Karena guru dihadapan Tuhan orang yang paling tinggi derajatnya dibanding presiden sekalipun,karena perlu diingat bahwa nabi-nabipun adalah guru bagi umatnya.

  • hendra
    February 18, 2011 - 8:40 am | Permalink

    ini yang dibicarakan hanya guru 2 saja gimna tata usaha yang masih honor belasan tahun yang mengabdi pada sekolah,tapi masih honor tolong dipikirkan…. gaji ditambah bukannya bersyukur masih aja ngeluh… dsr manusia…

    • Romlai
      February 22, 2011 - 9:34 am | Permalink

      Lu bego sih nyalahin orang terus,sok agamis,gak tepat sasaran!

  • masduki
    February 23, 2011 - 2:53 pm | Permalink

    Pak Gubernur knp PTT tidak mndapatkn TKD pdhl kerjany paling cape dan paling brada di lini depan..udh 4 th mash 750,

  • wawang.
    February 24, 2011 - 10:48 am | Permalink

    Mana Janji Pemda DKI, Katanya TKD guru akan disesuaikan pangkat dan Golongan, buktinya NOL Kami Gol IV.a kenapa TKD kami harus dipotong 15% kami
    YANG HARUS DIPOTOMNG MESTINYA YANG MEMPEROLEH TKD NYA DIARTAS rP 3.000.000
    itu baru ADIL bukan dilihat Golongannya/ pangkatnya.
    jangan seperti sekarang ini Conto:
    Guru Gol IV.a/S/1/S/2 > ………… TKD Rp 2.900.000 kena pajak itu tidak ADIL
    Kepala Bidang /TU disekolah > Gol II/SMA >…….TKDnya 5.500.000 tidak kena Pajak
    ( lucu )

  • Anom
    February 25, 2011 - 9:14 am | Permalink

    hmmmmm ternyata uang yang jadi biang keladi ya he he,dulu gaji 56.000 bs,skrg udah 3 juta lebih kok pada ribut,ayo kita pada gaji diri sendiri sesuai dengan yg kita inginkan,pasti gak ada yg protes

  • Eyang
    February 26, 2011 - 1:39 am | Permalink

    Nak Wawang, itu yang namanya ATURAN AMBURADUL. Serahkan saja ketidakadilan ini pada Tuhan Yang Maha Kuasa. Beliau Yang Maha Adil. Hanya Tuhan yang memahami arti kata ADIL. Hanya Tuhan yang akan mengadili para pejabat yang tidak adil… Amin.

  • Sri
    February 26, 2011 - 1:48 am | Permalink

    PGRI kabarnya sedang susun DEMO besar-besaran. Kapan waktu dan tanggalnya??? Ikutan dong! Rame-rame yo ke kantor gubernur DKI!!!

  • Romlai
    February 28, 2011 - 9:51 pm | Permalink

    Rekan-rekan guru,marilah satukan langkah,kita tidak usah lagi menyebutkan nominalnya atau jumlah tkd-nya,karena masih banyak orang bodoh yang salah persepsi atau penafsir buta,mereka menyangka guru matrelah,tidak bersyukurlah,mata duitan-lah.Maklum SDM kita banyak yang masih rendah,lebih rendah dari Malaysia(lihat pendapatan perkapita di Malaysia).Apakah orang harus bersyukur diatas ketidak adilan!?,Apakah menuntut ke adilan disebut materialistis atau mata duitan?Yang matre dan mata duitan itu jalur logika,sedangkan keadilan itu jalur etika,gak nyambung-nyambung,apalagi yang komentarnya berpendidikan cuma SMA kebawah,gak bisa matematika lagi!,gak nyampe! Capek deh!Jadi judulnya “Pemprov DKI Tidal Adil,berten tangan dengan Pancasila dan UUD 1945″Hayo Demo lagi!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  • Makmun
    March 1, 2011 - 10:48 am | Permalink

    PGRI siapkan 5.000 guru untuk DEMO AKBAR, kini sedang koordinasi dengan FMGJ dan lainnya yang juga akan menurunkan ribuan anggota mereka. Demo akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Mohon seluruh anggota PGRI siap-siap! Kita akan mendatangi kantor gubernur di Merdeka Selatan atau rumah gubernur untuk memprotes ketidakadilan ini!

  • sama penting
    March 2, 2011 - 12:09 pm | Permalink

    menurut saya semuanya baik guru, pegawai tata usaha, ataupun pns yang lain semuanya sama-sama penting buat negara, coba kalo gak ada guru siapa yang ngajar anak-anak ???? tapi coba juga gak ada pegawai tata usaha siapa yang bakal ngurusin berkas-berkas ????

    kalo mau minta naikan gaji untuk kesejahteraan y harus sama-sama berjuang donk, jangan saling mencela…

  • apa tujuan awal kita?
    March 2, 2011 - 12:25 pm | Permalink

    seharusnya kita kembali ke tujuan awal kita ketika bekerja disuatu tempat…? tentunya kita pasti sudah tau dari awal gaji bekerja ditempat itu, mis gaji guru rata-rata berapa ?/ gaji tata usaha berapa ? gaji pegawai swasta berapa ?

    kalo ternyata di tengah perjalanan ada perubahan gaji antara yang satu dengan yang lain, y sebaiknya jangan menegeluh atau mengajak demo tepai diperjuangkan dengan cara damai( hati-hati menyusup provokator biar bangsa ini hancur ..

    kalo main demo ntar bisa gawat…murid yang gk suka guru nanti mendemo gurunya, guru juga demo, nah pegawai tata usaha juga demo, trus mau jadi apa bangsa ini jadinya ???????????????????

    jadi ingatlah sumpah awal anda ketika menjabat suatu pekerjaan ?????????

  • robert
    March 6, 2011 - 9:04 am | Permalink

    Sumpah sih sumpah,atasannya aja udah melanggar sumpah,buktinya tidak adil terhadap bawahan! Bagaimana bawahannya mau ta’at atasan kalau atasannya menyimpang?,karena itu lah jalan lainnya adalah demo! ,demo! demo! demo! turun,turun,turun ke jalan !!!!!!!

    • ardhi
      March 23, 2011 - 9:22 am | Permalink

      kalo tidak puas dengan bayarannya berhenti saja mas…gitu aja kok repot..!!!

  • Muslim
    March 9, 2011 - 9:21 am | Permalink

    Kami berharap TKD guru PNS DKI sesuai golongan dapat segera direalisasikan. Kami percaya para perumus TKD amanah dan melihat ketidak adilan, terutama terhadap puluhan ribu guru yang belum sertifikasi dan menimbulkan kecemburuan disekolah.Mereka ini penghasilannya dibawah golongan 1 struktural dan hanya bisa menangis tidak bisa menyekolahkan anaknya ke jenjang Perguruan Tinggi kalau tidak ada perubahan TKD.

  • hanif
    March 18, 2011 - 9:58 pm | Permalink

    Jakarta, Banten & Jabar adalah daerah dg TKD tertinggi, yaitu mencapai 50 jt. Anehnya Eselon 1 Kementerian yg skup kerjanya nasional hanya sepertiganya, staffnya? jgn tanya lebih miris!

  • Asbi
    March 21, 2011 - 12:37 pm | Permalink

    Tetep aj HUKUM RIMBA masi berasa…
    Yg kuat bertahan, yg lemah tertindas…
    Manusia tetep aj manusia

  • Edi prayitno
    March 21, 2011 - 12:39 pm | Permalink

    Waduuuh pakkkkk……………………………….
    itu duit mending di pake buat ngangkat pegawe honor kaya kami2 ini….
    udah segitu banyak masiiiih aja kurang…
    sedangkan kami udah honor bertahun2 cuma di gaji 700.000 tolonglah buka mata, buka hati…

    DKI jakarta berhamburan tenga honor..
    pensiun ada di mana2…

    mau jadi apa dunia pendidikan di negereri kita ini….

  • Komar
    March 21, 2011 - 3:45 pm | Permalink

    Sudahkah TKD direnungkan secara logika sehat?? Masa Guru Gol tinggi lebih kecil drpd Gol rendah, belum lagi bicara TKD Ka.TU.dll. Wah huebat cara menentukannya….
    Udah kita mengajar yang bener saja yuk!!! INGAT HIDUP KITA di dunia ini terbatas …

  • widyaiswara
    March 23, 2011 - 8:58 am | Permalink

    AYO PARA GURU SELURUH DKI JAKARTA SEGERA LAKSANAKAN DEMO BESAR-BESARAN….KALO PERLU MOGOK NGHAJAR BIAR PADA KENA PP 53 TH 2010…
    MAU GAJI GEDE??? BERHENTI SAJA…DI LUAR JAKARTA MASIH BANYAK YANG MENGANTRI UNTUK JADI GURU DI DKI JAKARTA….

    • untung
      March 23, 2011 - 9:19 am | Permalink

      PECAT SAJA TUH SEMUA GURU YANG KERJAANNYA CUMA DEMO-DEMO AJA..GAK MIKIR OUTPUT HASIL PEKERJAAN MEREKA…PECAT SAJA SEMUA…GURU YANG TIDAK BERMORAL DIHABISI SAJA..!!!BUKA PENDAFTARAN BARU…SAYA YAKIN DARI LUAR DAERAH PASTI BANYAK YANG MENGANTRI UNTUK MENGGANTIKAN ANDA-ANDA SEMUA…!!!

      • yanz
        June 1, 2012 - 12:34 pm | Permalink

        SETUJU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  • andri
    March 23, 2011 - 9:02 am | Permalink

    Enaknya jadi guru…andalannya DEMO…DEMO…DEMO…beruntung sekali nasib anak-anak indonesia…

  • wijipinilih
    March 23, 2011 - 9:05 am | Permalink

    kebaikan :
    yess!!! TES ULANG SEMUA GURU, TAMBAH DENGAN PSIKOTES, TOLONG PAK MENTERI LAKSANAKAN PENYARINGAN YANG KETAT BAGI GURU, JADIKAN GURU MENJADI PROFESI YANG SEBENARNYA, BUKAN PROFESI ABAL-ABAL, GURU2 YANG BERMENTAL PREMAN, SUKA MAKSA, DEMON, NGOMONG GAK SANTUN, PECAT SAJA, PERCUMA UANG RAKYAT GAJI MEREKA.. KITA BUTUH GURU YANG SANTUN SEPERTI DAHULU, BUKAN GURU ANEH-ANEH, APALAGI GURU ABAL-ABAL.. DEMI KEBAIKAN BANGSA DAN NEGARA..

    Setuju BOsss…!!!! mau dapet sertifikasi saja segala cara dihalalkan seperti pemalsuan berkas-berkas..dsb…Guru sebagian besar emang mentalnya udah pada bobrok semua…TES ULANG SEMUA GURU..!!!

  • March 23, 2011 - 9:09 am | Permalink

    setuju pak utk tes ulang guru,yang benar-benar profesinal baru boleh jadi guru dan dibayar gaji serta tunjanganya yang macam itu,kalau tidak profesional dan kerja asal jadi sudahlah dikembalikan ke tenaga administrasi sja cukup siapa masih ada instansi yang butuh tenaga

  • dedysupriyadi
    March 23, 2011 - 9:10 am | Permalink

    Tiap dua tahun naik golongan…dapat tunjangan sertifikasi…masih kurang???? itu namanya SERAKAH…!!!!!

  • are watu lawang R.Secogati
    March 24, 2011 - 2:05 pm | Permalink

    sing jenengane pegawai ibarat catur sebagai pion inyong sih ngentut rajane selagi esih diatur masalah aturan2 sumonggo kreso mengko kan ana mangsane pegawe ya ana mangsane pensiun to….!

  • aryo kusumo
    March 26, 2011 - 9:16 pm | Permalink

    ini yang bikin guru jaman skarang gak punya predikat pahlawan tanpa tanda jasa lagi!
    tapi pahlawan minta tanda jasa!!!
    sadar tidak wahai kalian para guru disini!!!!!! komentar anda jadi boomerang bagi para guru!!
    respek kita sama guru jadi meluntur!!!!!!!????

  • Astari
    April 5, 2011 - 2:35 am | Permalink

    Ente guru-guru PNS DKI gak bakalan naik TKD. Sampai pensiun juga 2.450.000 aje!!! Mau apa ente???

  • Peduli Pendidikan
    April 9, 2011 - 1:21 am | Permalink

    BKD telah menyetujui penyesuaian TKD bagi guru PNS DKI. Guru tidak lagi mendapat 2,9 juta, namun memperoleh TKD sesuai dengan golongan PNS. Tinggal menunggu SK Gubernur. Semoga Allah selalu memberkahi kita semua dan guru tidak lagi menjadi sasaran diskriminasi. Amin!

  • April 10, 2011 - 11:43 pm | Permalink

    Hai. rekan2 Guru…dalam menanggapi sebuah persoalan mohon hati-hati..dengan jaman sekarang yg terlalu kebablasan…….banyak orang tdk tau apapun ( ada juga yg tahu tp emosinya melebihi ketahuannya ) tetapi komentarnya seakan dia yg lebih tau…belum lagi sekarang suasana lagi kacau….kacau deh..( Lihat dan tonton aja Realita di Media )..jadi ‘….kita kudu jadi bijaklah termasuk dalam menyampaikan aspirasi……mari kita salurkan lewat jalur yg telah ada dan lebih elegan…supaya tdk ikut org2 yg tdk mengerti,berkomentar yg malah membuat makin ribut….Kita harus tetap berjuang……Terima Kasih atas semangatnya..Terima Kasih Bapak Sulistiyo sbg Ketua Umum Pusat PGRI dan Seluruh Jajarannya..semoga sehat selalu dan dimurahkan rejekinya…Bravo..Guru Indonesia..!

  • Musaf
    April 11, 2011 - 11:34 am | Permalink

    Setuju sekali dengan komentar Elmanik. Insya Allah Pemda akan memenuhi permintaan guru-guru DKI, bukan memecatnya.

  • Penonton
    April 11, 2011 - 10:12 pm | Permalink

    Masih banyak orang yang tidak mengerti permasalahan,apalagi yang maki-maki guru,bilang abal-abal,serakahlah,nyuruh berhentilah,yang berpikiran seperti ini anaknya sekolah dimana? Dikolong jembatan? Mudah-mudahan tidak sekolah di Jakarta! Sebab kalau anak orang yang mencaci guru sekolah di Jakarta dia bisa menebar kemunafikan seperti orang tuanya yang suda MUNA itu,bahkan bisa menebar fitnah!Karena kebodohan orang tuanya yang tidak pas mengerti,khususnya masalah KEADILAN,mereka terjemahkan kearah paradigma materialisme,sesuai akal mereka yang picik/sempit,kasihan memang orang BODOH.”Fool to Cry” kata pepatah,si Bodoh membunuh dirinya sendiri dengan perkataanya !!!Naudzubillah min Dzalik !!!!!!!!!!!

  • April 12, 2011 - 6:34 pm | Permalink

    astari astari ketahuan bego lu ya jangan malu2in kalau berkomentar

  • Cuma Liat-liat
    April 18, 2011 - 12:44 pm | Permalink

    hehehehe…komentar-komentar yang aneh,ckckck..maaf sy cm numpang lewat aja, oya tdk lupa sy cm ingin brtrima ksh pada para guru sy, yg membuat sy jd sperti skr.. mksh bu/pa ^_^

  • didin
    April 23, 2011 - 11:17 pm | Permalink

    sy setuju klo gaji guru lebih banyak (dikit) aja jgn terlalu jauh selisihnya ma pns yg laen,.dan klo bs smua guru diseleksi,byk kok guru yang bego asl jd guru,.sy pny byk tmn guru yg seperti itu,walopun memang yang pandai ada,jadi msl guru tgl orang yg pandai sy sangat setuju gaji guru naik 2x, pi pns yg lain naik 1,5x hihihi dengan syarat juga pns yg udah tidak produktif dipensiun mudakan,.yg sering bolos ma tidak sesuai jam krj suruh pulang aja selamnya ga usah dateng

  • LoliPop
    April 24, 2011 - 4:34 pm | Permalink

    hahahahhahahhaha sudah gw duga dari awal…. guru2 PNS DKI demo minta disesuaikan TKD nya dari bulan Maret 2010, tetep aja gak di sesuaikan, DUlu gw punya fieling, nanti pas Fauzi Bowo mau mencalonkan diri lagi di PILKADA 2012 baru deh TKD guru disesuaikan sesuai golongan. Ternyata benar kan fieling gw…Jadi Jawaban nya……. JANGAN PILIH FAUZI BOWO lagi di PILKADA 2012, walaupaun TKD naik, emang yang buat naikin TKD duitnya FAUZI BOWO…. NAJIS gw punya gubernur macam FAUZI BOWO… Gak ada prestasi kerja nya…. Tolong kasih tau… apa coba prestasi kerja nya FAUZI BOWO selama jadi gubernur DKI…. NOL BESAR

  • Diana Mawuntu
    January 11, 2012 - 11:48 pm | Permalink

    Diana Mawuntu,Spak (Guru Agama Kristen, Glongan IIIA ).
    Saya hanya ingin meminta teman-teman Guru PNS yang sudah mendapatkan TKD, apakah syarat untuk medapatkan TKD? karena saya belum banyak tahu ttg hal ini. Saya baru 3 tahun menajdi Guru PNS di jakarta Pusat. Mohon bantuan teman-teman Guru PNS, okey terima kasih atas kepesuliannya dalam menjawab pertanyaan saya! GBU ;)

  • INDRA SETIAWAN
    March 13, 2012 - 9:15 am | Permalink

    Kalau semuga guru DKI ngiri kaya yang comment diatas, ga aneh siswanya banyak yang bobrok, seks bebas, pakai narkoba, tukang berantem. WOng gurunya aja keliatan kualitasnya, jgn2 kuliah dlu jg menang nyogok dosennya. Sungguh miris nasib negara Indonesia, ungkapan “Guru pahlawan tanpa tanda jasa” cuma isapan jempol yang sudah masuk tong sampah dan dibuang jauh2 ke tengah samudra. Semoga tidak di azab negeri tercinta ini. Astagfirullah..

  • March 13, 2012 - 9:17 am | Permalink

    itu guru jaman dulu guru sekarang tidak peduli dengan mutu anak didiknya yang penting gaji gede urusan anak bodoh peduli amat , amat aja tidak peduli nah sekarang lagu himne guru sudah tidak layak lagi gituuuuuuu lhoooooo

  • March 13, 2012 - 11:51 am | Permalink

    enakan jadi guru SD di Jakarta gajinya lebih tinggi (9-10 juta) dari pada profesor riset (5 juta) gol IV e pendidikan S3

  • March 13, 2012 - 11:52 am | Permalink

    :smile: enakan jadi guru SD di Jakarta gajinya lebih tinggi (9-10 juta) dari pada profesor riset (5 juta) gol IV e pendidikan S3

  • SiMax
    April 16, 2012 - 8:45 pm | Permalink

    Ckckck… Kenaikan Penghasilan PNS malah bikin tambah ricuh,mentalnya pada mikirin duit semua,pas sertifikasi guru yg struktural pada sirik,skrg balik guru pada sirik sampe mau demo segala,salah sendiri pada mau jd PNS,… PNS itu beban negara tau gak!? Kalo pengen kaya ya jadi pengusaha,mendingan di batalin aja itu remu, sertifikasi, dsb..dsb… Malah bikin rusuh PNS aja, memalukan!

  • UMAR BAKRI
    September 25, 2012 - 12:56 pm | Permalink

    skarang jadi guru dan dosen sangat diuntunkan, kerja santai masuk jam 8 pulang jam 12, naik pangkat sekali 2 tahun, sia pensiun 60-65 th, banyak libur, selain gaji, dpt tunj fungsional, tunj sertifikasi (1 bl gaji), biaya pendidikan utk jadi guru tdk memerlukan biaya mahal tdk seperti kedokteran dll tapi gajinya 10-12 juta sebulan di DKI, pendidikannya hanya SPG walau serjana umumnya dipaksakan atau jual beli ijazah dapat remunerasi lagisangat luar biasa. kalo dosen dpt honorbimbing mhs, honor seminar mhs dpt proyek penelitian milyaran

  • November 7, 2012 - 9:01 am | Permalink

    guru,wali murid,tu dan siapapun orangnya sama
    sama sama manusia

  • Aku
    November 22, 2012 - 9:21 am | Permalink

    Kapan TU Sekolah Swasta Dapat TKD yah

  • meity katili,SE
    September 10, 2013 - 4:28 pm | Permalink

    numpang tanya ya, apakah prov DKI jakarta menerima pegawai titipan dari provinsi lain, dan apakah dapat tunjangan kinerja juga??? terima kasih untuk jawabannya.

  • 1 5 6 7

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>