Tabel Remunerasi Pemkot Yogyakarta

Dalam Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Bagi Pegawai Daerah Pemerintah Kota Yogyakarta. Tambahan penghasilan diberikan kepada Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, Staf, Guru Bantu dan PTT, dihitung dengan mempertimbangkan Bobot Beban Kerja, Bobot Prestasi Kerja dan Bobot Kedisiplinan yang cara penilaiannya juga diatur dalam peraturan tersebut. Plafon tertinggi tambahan penghasilan ditentukan oleh bilangan bobot beban kerja dikalikan Rp. 345.000,

Tabel Tambahan Penghasilan Kota Yogyakarta:

A. Pejabat Struktural atau yang disetarakan dengan Pejabat Struktural

NO JABATAN BOBOT
1 ESELON II A 7,00
2 ESELON II B 5,10
3 ESELON III A KEPALA UNIT KERJA 3,50
4 ESELON III A NON KEPALA UNIT KERJA 3,20
5 STAF AHLI DAN ANGGOTA FOPI 3,00
6 ESELON IVA LURAH 2,70
7 ESELON IVA 2,40
8 ESELON IVB 2,10
9 KEPALA SEKOLAH SMK/SMA/SMP 1,60
10 ESELON VA 1,90
11 ESELON VB 1,80
12 KEPALA SEKOLAH SD/TK 1,30

B. Pejabat Fungsional, Staf dan Pegawai Tidak Tetap

NO JABATAN BOBOT
1 AUDITOR AHLI MADYA 2,50
2 AUDITOR AHLI MUDA 2,00
3 AUDITOR AHLI PERTAMA 1,50
4 AUDITOR PENYELIA 1,50
5 AUDITOR PELAKSANA LANJUT 1,25
6 AUDITOR PELAKSANA 1,00
7 STAF GOL IV 1,20
8 STAF GOL III 1,10
9 STAF GOL II 0,875
10 STAF GOL I 0,80
11 FUNGSIONAL LAINNYA 1,10
12 FUNGSIONAL PENDIDIKAN LAINNYA 1,10
13 FUNGSIONAL KESEHATAN 0,70
14 PTT 0,60

C. Pejabat Fungsional Pendidikan Guru

NO JABATAN BOBOT
1 FUNGSIONAL PENDIDIKAN GURU 0,70
2 GURU BANTU 0,60

Bobot Penilaian:

NO SEBUTAN NILAI Nilai
1. Baik 76 – 100 100%
2. Cukup 61 – 75 85%
3. Kurang 51 – 60 60%
4. Sangat Kurang 50 – kebawah 50%

Besaran:

Tambahan Penghasilan = Bobot Beban Kerja x Bobot Penilaian x Rp 345.000,

Baca Juga:

2 Comments

  • Almar
    December 21, 2010 - 1:59 pm | Permalink

    Waduh lihat..tho…remunerasi hanya menguntungkan dan memperkaya pejabat….tapi yang bekerja paling banyak golongan 1,2 dan golongan tiga..yang tidak punya jabatan….apakah ada rancangan yang sama rata dan sama adil….seperti jaman pak harto dulu melalui TPP? Apakah DPR setuju dengan usulan remunerasi yang janya menguntungkan pejabat..biarlah Dunia membaca…..thanks

  • June 18, 2013 - 1:08 pm | Permalink

    pilih remunerasi atau honorarium, kalau remunerasi honor semua dihapus…tinggal kemauan yang menjabat saja ….kalau golongan bawah pasti 100% setuju remunerasi ….pejabat ditantang untuk berjuang demi bawahan, sumonggo ….
    (baca di http://www.infogue.com/viewstory/2013/06/08/remunerasi_diberlakukan_honorarium_diharamkan/?url=http://www.berita-cpns.com/2013/06/remunerasi-diberlakukan-honorarium.html)

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>