Tabel Batas Usia Pensiun (BUP) PNS

Hampir 33 tahun sejak diundangkannya PP No. 32/1979 tidak ada perubahan Batas Usia Pensiun (BUP) PNS pada usia 56 tahun. Padahal dalam kurun waktu tersebut tentu ada perubahan terutama dengan kesehatan dan harapan hidup orang Indonesia yang meningkat.

Usia harapan hidup pada saat ini diperkirakan sudah menjadi 67,8 tahun sedang pada tahun 1980 hanya mencapai 54,4 tahun. Selain itu terdapat kesenjangan baik sesama PNS maupun pegawai negeri lain seperti guru, dokter maupun TNI/Polri. Dengan latar belakang tersebut perpanjangan usia pensiun menjadi 58 tahun seperti yang dusulkan beberapa waktu lalu, saya kira menjadi hal yang realistis.

Tabel Batas Usia Pensiun


No Nama Jabatan (BUP) Dasar
1 PNS Umum 56 PP No. 32 Th 1979
2 Ahli Peneliti dan Peneliti 65 PP No. 32 Th 1979
3 Guru Besar,Lektor Kepala dan Lektor 65 PP No. 32 Th 1980
4 Dosen UU Nomor 14 Tahun 2004
5 Profesor berprestasi 70 UU Nomor 14 Tahun 2005
6 Ketua/Wakil Ketua/ketua Muda dan Hakim Anggota MA 65 UU No. 14 Th 1985
7 Jabatan lain yang ditentukan Presiden 65 PP No. 32 Th 1979
8 Ketua, Wakil Ketua, dan Hakim Tingkat Banding di lingkungan Peradilan Umum,PTUN, dan Agama 65 UU Nomor 3 Tahun 2006
9 Ketua, Wakil Ketua, dan Hakim Tingkat Pertama di lingkungan Peradilan Umum,PTUN, dan Agama 62 UU Nomor 3 Tahun 2007
10 Jaksa 62 UU Nomor 16 Tahun 2004
11 Pimpinan Kesekretariatan Lembaga tertinggi/Tinggi Negara 60 PP No. 32 Th 1979
12 Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian 60 PP No. 32 Th 1979
13 Sekjen/Dirjen dan Kepala Badan di Kementerian 60 PP No. 32 Th 1979
14 Eselon I dalam jabatan Sruktural 60 PP Nomor 65 Tahun 2008,
15 Eselon II dalam jabatan Struktural 60 PP Nomor 65 Tahun 2008,
16 Eselon I dlm jabatan strategis 62 PP Nomor 65 Tahun 2008,
17 Ketua/Wakil Ketua dan Hakim PN 60 PP Nomor 65 Tahun 2008,
18 Dokter 60 PP Nomor 65 Tahun 2008,
19 Pengawas Sekolah 60 PP Nomor 65 Tahun 2008,
20 Guru 60 PP Nomor 65 Tahun 2008,
21 Penilik Sekolah 60 PP No. 32 Th 1979
22 Kepala Kelurahan 60 UU No. 5 Th 1979
23 Jabatan lain yang ditentukan Presiden 60 PP Nomor 65 Tahun 2008,
24 Hakim pada Mahkamah Pelayaran 58 PP Nomor 65 Tahun 2008,
25 Penyuluh Pertanian 60 Keppres No. 63 Th 1987
26 Widyaiswara Keppres No. 63 Th 1986
Widyaiswara Utama/Utama Madya 65
Widyaiswara Utama Muda/Pratama/Madya/ 60
27 Pustakawan Kepres No. 64 Th 1992
Utama dan Utama Madya 65
Utama Muda, Utama Pratama, Madya, Muda, Pratama 60
28 Penyelidik Bumi 60 Perpres No 6 Th 2007
29 Perencana 60 Perpres No 17 Th 2009
30 Sandiman 60 Perpres No 16 Th 2010
31 Perekayasa 60 Keppres No. 39 Th 1996
32 Pemeriksa Pajak 60 Keppres No.28 Th 1995
33 Agen 60 Keppres No.10 Th 1996
34 Pranata Nuklir Utama; Pengawas Radiasi Utama 65 PP No. 32 Th 1979

comments

78 Comments

  • Reni
    February 16, 2011 - 7:32 pm | Permalink

    Pemerintahan kita lemah karena putra putri terbaik bangsa tidak trtarik menjadi aparatur pemerintahan karena rendahnya kesejahteraan

  • dafa
    February 17, 2011 - 9:43 am | Permalink

    saya mohon kebijakan pemerintah khusuanya karyawan swasta
    yg bekerja di BUMN terutama bagian pling rendah mohon di perhatikan masalah gaji, jngn PNS saja, pns sekarang banyak yg nakal terima kasih

    • Apip
      March 10, 2011 - 9:45 am | Permalink

      pak dafa, saya kira bapa boleh memohon, tapi gak usah menggunjing, terima kasih

    • arizona
      May 2, 2012 - 10:14 am | Permalink

      pns dan pegawai bumn skrng jauh pak selisih gaji nya jauh lebih besar gaji bumn…. melek donk pak. :twisted:

  • andika
    February 17, 2011 - 10:49 pm | Permalink

    DATA TIDAK AKURAT, MASIH BANYAK YANG MASIH MEMPERGUNAKAN PERATURAN LAMA, BACA UU DULU DONK, BARU DIPUBLIKASI!!

    • Update
      March 9, 2011 - 3:44 am | Permalink

      Kalau begita kenapa anda tidak sekalian mencantumkan data yang up to date tersebut ? daripada hanya koar-koar pake CAPSLOCK

  • pedro
    February 18, 2011 - 8:45 am | Permalink

    setuju dengan usulan perpanjangan batas usia pensiun PNS……..

  • nanang agus prabowo
    February 18, 2011 - 3:32 pm | Permalink

    sangat sangat setuju kalau pensiun ampe umur 58, umur 50 th keatas biasanya lagi produktif2nya pola pikirnya……, ya setidaknya secepatnya dirubah UUnya

  • February 19, 2011 - 9:07 am | Permalink
  • tukang mimpi
    February 20, 2011 - 12:01 pm | Permalink

    betul mas setagu. hakim PN, hakim tinggi, hakim agung juga naik usia pensiunya. klo g salah sampe jompo mereka belum pensiun. jadi panti jompo deh kantornya :D

    • March 10, 2011 - 3:34 pm | Permalink

      ndak lah. setiap orang yang terus2an menggunakan otaknya, biasanya tidak cepat pikun. tetap pintar.

  • Alpeus Siregar
    February 20, 2011 - 3:13 pm | Permalink

    Mengingat data jumlah Pengawas Ketenagakerjaan se Indonesia kurang lebih 1600 orang, selayaknya usia pensiun Pengawas Ketenagakerjaan juga disamakan dgn Pengawas Sekolah. Mengingat rekruitmen Pengawas Ketenagakerjaan relatif langka peserta Diklat dgn Mata Diklat mencapai 1680 Jam Pelajaran (JP)shg kaderisasi sgt lambat apalagi Pasca Otonomi banyak PNS yg enggan utk Diklat dgn lama diklat 4 (empat) bulan. Saya sendiri Penawas Ketenagakerjaan merangkap Eselon IV di Disnaker Kab. Batu Bara Prov. Sumut. Padahal regulasi utk Pengawas Ketenagakerjaan begitu banyak al: UU No. 3 Tahun 1951 Tentang Pengawas Perburuhan, UU No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan pasal 176 s/d pasal 180, UU No. 21 Tahun 2004 jo Konvensi ILO nO. 180 tentang Pengawas di Industri dan Perdagangan, Keppres No. 21 Tahun 2010 tentang Pengawas Ketenagakerjaan serta Kep Menpan No. 19 Tahun 2010 tentang Angka Kredit Pengawas Ketenagakerjaan.Sesungguhnya layak Usia Pensiun dipertimbangkan untuk ditambah. ayo dong pak Menteri agar kami Pengawas Ketenagakerjaan termotivasi utk berkarya

  • Alpeus Siregar
    February 20, 2011 - 3:15 pm | Permalink

    Alpeus Siregar :
    Mengingat data jumlah Pengawas Ketenagakerjaan se Indonesia kurang lebih 1600 orang, selayaknya usia pensiun Pengawas Ketenagakerjaan juga disamakan dgn Pengawas Sekolah. Mengingat rekruitmen Pengawas Ketenagakerjaan relatif langka peserta Diklat dgn Mata Diklat mencapai 1680 Jam Pelajaran (JP)shg kaderisasi sgt lambat apalagi Pasca Otonomi banyak PNS yg enggan utk Diklat dgn lama diklat 4 (empat) bulan. Saya sendiri Penawas Ketenagakerjaan merangkap Eselon IV di Disnaker Kab. Batu Bara Prov. Sumut. Padahal regulasi utk Pengawas Ketenagakerjaan begitu banyak al: UU No. 3 Tahun 1951 Tentang Pengawas Perburuhan, UU No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan pasal 176 s/d pasal 180, UU No. 21 Tahun 2004 jo Konvensi ILO nO. 180 tentang Pengawas di Industri dan Perdagangan, Keppres No. 21 Tahun 2010 tentang Pengawas Ketenagakerjaan serta Kep Menpan No. 19 Tahun 2010 tentang Angka Kredit Pengawas Ketenagakerjaan.Sesungguhnya layak Usia Pensiun dipertimbangkan untuk ditambah. ayo dong pak Menteri agar kami Pengawas Ketenagakerjaan termotivasi utk berkarya

  • February 22, 2011 - 7:37 am | Permalink

    Yth.Bapak AA Mandiaangan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, hamba mohon dengan sangat dan hormat tandatangani dong tambahan batas usia pensiun bagi seluruh PNS menjadi 58/50 tahun karena terus terang anak-anak kami masih butuh biaya kuliah yang belum pada selesai saya benar-benar mengharapkan sekali bup menjadi 58/60. Atas kebijaksanaan dan perhatian pemerintah kami sampaikan ucapan terima kasih

    • wong edan
      May 6, 2011 - 2:01 pm | Permalink

      YTH PAK MENTERI TOLONG PERPANJANG USIA PENSIUN SAMPAI 100 TAHUN,KALAU PERLU SEKALIAN SEUMUR HIDUP,BIAR KALAU MATI LANGSUNG DIKUBUR DIKANTOR,ATURAN BIADAB,SAYA KERJA JADI PNS 20 TAHUN SAJA SUDAH PENGEN PENSIUUUNNN

      • arizona
        May 2, 2012 - 10:19 am | Permalink

        wong edan ! maka nya klo jdi pns itu kudu ada skil . biar kepake dan berguna.jgn mikir mo pensiun truss… payah…..

        • usman raden
          May 2, 2012 - 11:00 pm | Permalink

          :evil: WE…mungkin udah jenuh tingkat Galau….. :twisted: :twisted: :twisted:

          • Robert Ferdinand S.
            September 18, 2012 - 10:33 am | Permalink

            Kemungkinan belia cepat-cepat pensiun melihat Perilaku PNS saat ini banyak yang tidak terpuji, Kriteria promosi jabatan tidak jelas atau dengan kriteria beli atau setoran. Mari cepat-cepat pensiun mumpung masih ada tenaga untuk membajak sawah atau menjadi sopir taksi, dll.

  • February 23, 2011 - 1:27 pm | Permalink

    setuju mbak iin bagaimana nasib anak kami sementara mereka masih belum tuntas sekolah tetapi orang tua keburu pensiun padahal butuh bantuan dana, kalau ditambah 5-10 tahun cukup adil paling tidak sama dengan rata-rata pensiaun pns lain 60 tahun, bagaimanapun mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas perlu bekal pendidikan yang cukup dan biaya, kita khan sama -sama bekerja untuk masyarakat dan bangsa, mohon pak Menteri PAN dapat memperhatikan aspirasi kami

  • hanifah
    February 27, 2011 - 4:18 pm | Permalink

    Iin :
    Yth.Bapak AA Mandiaangan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, hamba mohon dengan sangat dan hormat tandatangani dong tambahan batas usia pensiun bagi seluruh PNS menjadi 58/50 tahun karena terus terang anak-anak kami masih butuh biaya kuliah yang belum pada selesai saya benar-benar mengharapkan sekali bup menjadi 58/60. Atas kebijaksanaan dan perhatian pemerintah kami sampaikan ucapan terima kasih

    Tolong diakomodasi pak, masak PNS anaknya pada putus kuliah, khan gak elok..

  • Pingback: Tabel Batas Usia Pensiun (BUP) PNS | Recently News

  • Hirawan
    March 2, 2011 - 2:37 pm | Permalink

    sungguh sangat ironis masalah remunerasi ini, katanya sama sama pns tapi koq ada yag didahulukan dan ada yang harus nunggu, seolah-olah instansi yang didahulukan renumerasi itu lebih penting kedudukan di negeri ini di banding dengan instansi yang lainnya ?? !!

    • Ibrahim
      March 19, 2011 - 7:41 pm | Permalink

      Setuju banget mas Hirawan. kayanya pemerintahan kita neh masih tebang pilih mengenai peningkatan kesejahteraan ABDI NEGARA nya. kalo mau disebut ADIL bagikan semuanya jangan selalu TNI/POLRI dan GURU yang selalu diutamakan apabila ada kenaikan gaji dan lain sebagainya. tolong perhatikan juga PNS yang lain, kan UU nya sama kenapa waktunya harus dibeda-bedakan……

      • budiyono
        December 30, 2013 - 4:42 am | Permalink

        Setuju dengan penilaian masih terjadinya diskriminasi terhadap pemberlakuan peraturan/kebijakan pemerintah mengenai remunerasi, mestinya start/mulai berlakunya sama bagi semua kementerian/ LN, sehingga tidak menimbulkan kesenjangan dalam pemberian peningkatan kesejahteraan bagi pegawai. Seperti saat ini sudah ada yang bertahun-tahun menikmati remunerasi, tapi di sisi lain masih menunggu kapan ikut merasakan…

  • Sukandar / Pak ndar
    March 7, 2011 - 9:24 pm | Permalink

    Semua kebijakan masalah Batas Usia Pensiun ( BUP ) PNS sudah dipertimbangkan secara matang oleh pemerintah, maka kita sebagai PNS, dalam hal ini kita selaku abdi masyarakat dan abdi negara, yah…kita terima saja.Ngak usah repot2 mikirin masalah pensiun tersebut, yang penting kerja dan mendarma baktikan diri kita pada bangsa dan negara ini dengan sepenuh hati.JANGAN SETENGAH HATI……OKEEEEEE !!!!

    • saiful aidi
      March 8, 2011 - 7:48 pm | Permalink

      ass,bapak2,ibu2,kalau kepengin banyak duitnya jangan jadi pns,mendingan jadi orang sugih aja kan enak

      • Ibrahim
        March 19, 2011 - 7:46 pm | Permalink

        Buat sdr. Saiful Aidi : Kalo ngomong JANGAN ASAL mas. lidah anda tidak bertulang maka berhati-hatilah kalo bicara, apa yang anda katakan itu sangat salah sekali, mungkin yang ANDA pikirkan bahwa semua PNS itu seperti GAYUS semua PADAHAL harus ANDA lihat di daerah masih BANYAK PNS yang HIDUPnya SERBA KEKURANGAN, jadi saya SARANKAN segeralah ANDA meminta MAAF kepada semua pihak yang telah dirugikan oleh KATA2 ANDA….

  • Hery
    March 14, 2011 - 7:41 pm | Permalink

    YTh Sdr. Saiful Aidi,
    Ngomong jangan asal ngejeplak aja! Para PNS minta usia pensiun diperpanjang bukan ingin ‘banyak duit’ tapi ingin agar anak-anaknya tercukupi pangannya (gak terkena kurang gizi), sekolahnya tidak putus. Itu saja cita2 mereka.

    Terima kasih kepada Admin yang mau memuat comment ini.

    • sunar
      September 17, 2012 - 12:59 pm | Permalink

      wah wah wah kok jadi pada eyel eyelan, masalah BUP PNS mau diperpanjang atau tidak yang apa katanya Bpk.2 para pejabat yang berwenang To mas dan mbak. Cuma mestinya memang benar harus selektif, atau pemerintah memikirkan Generasi penerus supaya tidak tertunda re generasinya

  • tom tom
    March 14, 2011 - 8:01 pm | Permalink

    sandiman disaerah gak diperhatiin…
    TPP aja gak dibayar…
    kasian………..

  • Ja_brik
    March 23, 2011 - 11:15 am | Permalink

    Mohon maaf semua apakah saya boleh mengatakan bahwa kita semua mengalami krisis kepercayaan ya, setiap comen yang ada coba pelajari dan simpulkan tidak adanya kesingkronan, keselarasan diantaranya sebenarnya coba kita renungkan bahwa, kita memnag ada hak untuk bicara, tapi hargai pendapat dan informasi yang diberikan oleh orang lain ambil manfaatnya, jangan ambil baiknya oke selamat berkarya…. trims semuanya…….

  • March 31, 2011 - 11:46 am | Permalink

    Belum tentu sampai tua otaknya semakin bagus di pakai untuk berfikir, apa dulu yg difikirkan, kalau difikirkan yg jorok pasti hslnya menjijikan…. yg bener pensiun tu jgn terlalu tua. kasih kesempatan buat ibadah……biar mati msk surga….

  • April 7, 2011 - 1:10 am | Permalink

    Remunerasi, segera di realisasikan jgn tunggu keringat kering, banyak yg berharap, kasihan tidak semua hidupnya cukup, percayalah…maafkan ya ALLAH

  • April 7, 2011 - 1:22 am | Permalink

    Untuk remunerasi biar kejar tayang Mari kita sama2 berdoa karena doa lebih tajam,lebih peka, lebih mengerti, lebih sama rata dihadapan sang kholik mudah2an TUHAN mengetuk pintu hati & keluarlah remunerasi yg kita semua fikirkan..smoga beban hidup berkurang & pikiran jadi tenang, hatipun senang…

  • alex
    April 15, 2011 - 6:26 am | Permalink

    Mau diakui atau tidak dimanapun posisinya, yang kerja tetap saja para staf, nah sejauh mana staf ini diakui secara profesional, perlu juga diketahui bahwa belum tentu yang menduduki eselon itu tahu persis pekerjaannya, karena belum tentu yang duduk disitu mempunyai latar belakang pendidikan atau keahlian di bidangnya, seharusnya dari PAN menyisir dulu penempatan SDM berdasarkan latar belakang, sehingga menjadi tidak masuk akal bila atasannya tidak menguasi di bidangnya sementara para stafnya yang memenuhi target kerja organisasi wah enggak fair dong, and gajinya lebih kecil lagi

    • sunar
      September 17, 2012 - 1:42 pm | Permalink

      Yach memang benar yang kerja itu staf, kalau pejabatnya yang kerja terus stafnya suruh ngapain dan pasti gaji staf lebih kecil dibanding pejabat eselon dapat tunjangan lagi, lha wong tanggung jawabnya besar. Itulah nasib dan garis tangan.

  • alex
    April 16, 2011 - 1:20 am | Permalink

    Remunerasi seharusnya serempak kepada semua pegawai negeri, lha wong saya juga bentar lagi pensiun, gimana nih saatnya untuk kementerian perhubungan, wah kok masih dinilai C ya, tolong dong dari PAN bisa lebih kuat tekanannya kepada kementerian atau lembaga yang nilainya masih tertinggal, suruh inventaris semua kegiatannya jadi bukan yang dipakai orang itu-itu lagi, sementara yang sama sekali tak dikasih kesempatan apalagi kepercayaan utung banget, yang kerja ya kerja yang nganggur ya nganggur, yang basah ya sampai basah kuyup, ya kering sampai kaya gurun pasir nungguin hujan turun, ini saya ngomong bener-bener………..saya yakin di tempat lain dapat dipastikan kurang lebih seperti itu juga…..coba saya ingin dikomentari

  • jong deng
    April 18, 2011 - 11:53 am | Permalink

    apa benar usia jafung penyuluh BUP 60 tahun, kok PPL umur 56 th dipensiunkan?

  • taurus nonot
    April 30, 2011 - 1:16 pm | Permalink

    jangan hanya apatur negara aja yg di perhatikan lihat kaum buruh dng system kontrak
    kasian mereka juga warga negara indonesia yg mempunyai hak untuk masa depan nya hilangkan system kontrak masak pemerintah kalah ama kemauan pengusaha ,pengusaha mau nya sih kalau perlu pekerja gak usah di gaji itu tabiat daripengusaha kita

  • wahyuningrum
    May 4, 2011 - 4:42 pm | Permalink

    Seharusnya, kalo sdh bersedia menjadi PNS, juga sdh memahami resiko2 yang akan kita hadapi. Menerima besaran gaji ataupun pendapatan resmi itu sebagian dari janji kita pada saat disumpah PNS.Namun ada nilai yang luar biasa dibalik itu, insyaalloh ada barokah, ada pahala (bila kita bekerja dengan iman dan takwa)yang akan kita dapatkan kelak karena kita berbakti untuk nusa dn bangsa. Kalau cuma bekerja untuk mencari pendapatan memang sebaiknya dianjurkan untuk tidak masuk PNS.

    • Adi
      May 6, 2011 - 11:41 pm | Permalink

      Setuju komenya b Wahyuning mungkin yang komenya kecewa itu dulu waktu tes lewat jalan tol x jadi sekarang gak bisa mulangin

  • wong edan
    May 6, 2011 - 2:02 pm | Permalink

    YTH PAK MENTERI TOLONG PERPANJANG USIA PENSIUN SAMPAI 100 TAHUN,KALAU PERLU SEKALIAN SEUMUR HIDUP,BIAR KALAU MATI LANGSUNG DIKUBUR DIKANTOR,ATURAN BIADAB,SAYA KERJA JADI PNS 20 TAHUN SAJA SUDAH PENGEN PENSIUUUNNN

    KOPLAK KABEH,PENSIUN TERUS ISTRIHAT ENAK

  • robert kiyosaki
    May 6, 2011 - 5:41 pm | Permalink

    kalau mau kaya jangan jadi pegawai,jadi pengusaha saja,be enterpreneur not be worker,saya pensiun jadi guru umur 4O sekarang alhamdulillah jadi pedagang beras.

  • eval
    May 10, 2011 - 11:54 am | Permalink

    yang rancang tabel lucu lucu………..tni/polri kan yang diutamakan fisiknya…gimana kalau polisi umur 50 tahun buru maling yang umur 20 han,…bisa bisa polisinya kebelenger…..tentara umur 50 disuruh nganngkat basoka sambil buru musuh – bisa bisa dia ditarik dengan basokanya…..apa kata dunia …..

  • robocop
    May 11, 2011 - 7:04 pm | Permalink

    pensiun umur 50 cuciknya,asal pesangon 250x gaji pokok,yes

  • arya bima sadewa
    May 12, 2011 - 2:41 pm | Permalink

    pensiun umur 50 dengan pesangon 250 x gapok sama dengan masa pensiun dinikmati selama +/- 20 tahun ke depan, kalao dengan pensiun seperti sekarang yang sudah berjalan untungnya bagi yang berumur panjang dan sehat bisa menikmati lebih dari 20 tahun setelah pensiun dan kemungkinan anak bini bisa menikmati sisa pensiun. tetapi bila diberikan pesangon habis sudah tak ada angan2 ke depannya untung bagi pebisnis yang sudah mapan, giliran yang belum mapan akan sengsara.. semua itu ada untung dan ruginya, walaupun demikian perlu diingat bahwa apbn mencukupi tidak ?, apabila pensiun diberikan secara pesangon.. 1000 org pensiun dengan pesangon 250 x 2juta saja gapoknya sudah 5.000.000.000 apa mungkin DPR menyetujui… sebagai gambaran saja.

  • robocop@yahoo.com
    May 13, 2011 - 7:13 am | Permalink

    250x 2 juta = 500 juta,didepositokan per bulan= 5 juta,buat beli rental avanza 250 juta dapat 2,sisanya diseposito,rental per bulan bisa dapat 5 juta.
    cihuy,,,,

  • robocop@yahoo.com
    May 13, 2011 - 7:19 am | Permalink

    Sedekah menyimpan misteri tersendiri bagi umat manusia. Sedekah bisa mendatangkan berkah, bahkan terkadang berkah itu nyata. Banyak yang sudah membuktikan hal ini. Silahkan aja anda “googling”. Lalu bagaimana jika bisnis kita dihiasi juga dengan sedekah? Hemmm pasti akan indah. Berkah pasti akan selalu tercurahkan pada bisnis anda.

    Saya ingat betul, pada tahun 2000 an saya pernah kecewa dengan yang namanya sedekah. Bayangkan, saya punya sebuah bisnis yang menghasilkan banyak profit waktu itu. Setelah membaca sebuah buku yang membahas tentang sedekah, saya pun mempraktekkan. Eh, hasilnya tidak seperti yang dituliskan di buku. Malahan usaha saya semakin merosot dan akhirnya tutup. Tapi akhirnya saya sadar, saya tidak mau berburuk sangka kepada Allah. Saya tetap berfikir positif menghadapi masalah ini, dan akhirnya semua saya kembalikan pada Allah. Mungkin saya kurang iklas, atau memang Allah punya rencana lain yang lebih bagus bagi bisnis saya ke depan.

    Akhirnya sedekah benar-benar terbukti bagi saya. Saat saya menjual inventaris kantor, saya banyak bertemu dengan orang-orang yang memberi inspirasi bisnis baru bagi saya. Beberapa orang bekerjasama dengan saya dan beberapa yang lain saya ambil sebagai ide bisnis usaha saya yang lain.

    Dari pengalaman saya di atas, akhirnya bisa saya ambil kesimpulan; iklas dan tetap berfikir positif adalah kunci utama bersedekah untuk kelancaran bisnis kita. Jika efek sedekah tidak kita rasakan sekaligus seperti cerita kebanyakan orang, pasti akan kita rasakan saat kita benar-benar membutuhkannya. Ingat Allah sudah berjanji untuk melipat gandakan setiap sedekah yang telah kita keluarkan, sekecil apapun itu.

    Baca juga kisah modal yang dijamin Allah karena sedekah, Baca juga amalan asma-ul husna untuk membuka pintu rejeki, Baca juga sedekah nekat

  • Paizem
    May 13, 2011 - 8:52 am | Permalink

    Remunerasi tuh kalo memang ntar turun jumlahnya gak seberapa buat staff walau dah golongan III skalipun, gak sah berharap banyak itu akan merubah nasib anda. yang di untungkan tetap pejabat tinggi. Bagi daerah yg memiliki PAD tinggi dan telah menerapkan TKD, para pns nya mungkin lebih memilih TKD dari pada remunerasi yg cuma sedikit.

  • daryanto
    April 13, 2012 - 11:54 am | Permalink

    semua pns tanpa pandang bulu pensiun 60 tahun

    • BUSAN
      April 30, 2012 - 8:27 pm | Permalink

      pensiun yg kalo mau ditambah ya 2 tahun saja jadi 58 tahun biar tdk terlalu tua

  • maryono
    May 3, 2012 - 4:05 pm | Permalink

    Jika kenyataan harapan hidup bangsa kita bertambah panjang (dari 54,4 th menjadi 67,8 th)dan untuk menghindari kesenjangan dengan PNS lainya, saya berharap (PP.32 Th. 1979 ) perlu dirubah. Sehingga BUP PNS menjadi 58 tahun sesuaiRPP ASN.

  • May 26, 2012 - 9:35 pm | Permalink

    Pembukaan lokakarya Nasional Korpri oleh Menteri PAN RB selaku Dewan Pengurus Korpri Kementerian Reformasi Birokrasi dan Dewan Pengurus Korpri Nasional, Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (FORSESDASI)dengan adanya lakakarya Korpri utk membahas RUU ASN serta melaksanakan RUU ASN (Aparatur Sipil Negara)yang bertujuan untuk mengganti UU Kepegawaian yang Insya ALLAH tahun 2012 ini pembahasan UU dimaksud sudah tuntas dan diberlakukan secepatnya mengingat seluruh PNS di Indonesia berharap utk menyambung kehidupan keluarganya karena perubahan meningkatnya usia harapan hidup penduduk bangsa Indonesia. :smile:

  • May 26, 2012 - 9:50 pm | Permalink

    Wong Edaaaaan klo :mrgreen: tulis berkomentar di ruang ini yang sopan / bener donk beda pendapat sih beda pendapat masa demikian pikir sama otak jangan mikir pake dekul.

  • Saryokowibowo
    June 11, 2012 - 9:56 am | Permalink

    Oke banget kalo diperpanjang BUP nya… biar bisa ngabdi negara ..ngabdi masyarakat…

  • rita,triwahyu
    June 13, 2012 - 2:43 pm | Permalink

    kalau kita sih terserah pemerintah baiknya seperti apa mau 56 thn oke mau 58 oke.tapi baiknya 56 th ajalah.pensiun usia 56 masih oke untuk menambah penghasilan lain ganti suasana,biar tdk bosan

  • bapak
    June 16, 2012 - 11:43 pm | Permalink

    kayak guru thu lho, terus desak Pemerintah dengan PGRInya dulu kenaikan otomatis, pangkat sampai IVa walau hanya SPG sudah dikasih pensiun sampai 60 tahun masih diberi renumerasi gaji naik ikut naik, gaji ke 13 juga ikut dapat, pns yang lain gimana kalau minta dikasih pensiun sampai 58 th ya wajar to

  • Omar Bakri
    September 13, 2012 - 9:45 pm | Permalink

    Bagi PNS yang memiliki Jabatan, tidak akan pernah tiba pada BUP (Batas Usia Pensiun, Karena jabatan yang lebih tinggi sudah menunggu di depan. Begitu seterusnya, dan PNS sedemikian tidak akan pernah pensiun kecuali tidak bernapas lagi. Ada juga keluarga PNS lebih dini menerima pensiun janda/duda dikarenakan sakit-sakit dahulu tidak pernah naik-naik dan akhirnya mati kemudian.

  • Omar Bakri
    September 13, 2012 - 9:55 pm | Permalink

    :sad: :sad: :sad: :sad: :sad: :sad: :sad: :sad: :sad: :sad: :sad: :sad: :sad: :sad: :sad:

  • NTH-Batan
    September 22, 2012 - 5:02 pm | Permalink

    BUP 58 Alhamdulillah, mdh2an diberi umur panjang dan sehat aamiiiin, BUP 58 Alhamdulillah mdh2an diberi umur panjang dan sehat aamiiiin, Bersyukurlah hari ini dengan banyak berbuat yang terbaik, karena esuk kita tidak tahu apa kita masih dapat melakukan sesuatu. (Al-Qur’an:Surat 31 ayat 34)

  • edo
    September 26, 2012 - 10:34 am | Permalink

    biasanya khan di kantor, kalo ada yang pensiun, yang setingkat dibawahnya naik tuch, trus akhirnya yang level terbawah kosong, nach itu biasanya dibuka lowongan untuk mengganti kekosongan itu, kalo pensiun diperpanjang, jadi sama aza memperpanjang dan mempertinggi tingkat pengangguran… berarti kaderisasinya ga berjalan, kasihan generasi penerus…

    bilang aza ga mau digeser, orang khan kalo udah enak duduk dikursi yang empuk, ga mau digeser2, kalo perlu sampe mati…

    bukannya sisa pensiun diisi dengan beribadah, ini malah banyak2in korupsi karena ketakutan nanti kekurangan duit setelah pensiun, et dah, istighfar woyyy

  • Sri Andhariyati
    October 4, 2012 - 7:08 pm | Permalink

    Subkhanallah…dengan perbaikan gaji…harus diimabgi juga dengan peningkatan kinerja….
    Hati2 dalam memanfaatkan gaji…mungkin di dalam gaji yg kita terima ada rizqui milik orang lain…maka jangan lupa sodaqohlah…agar gaji yg kita terima benar2 barokah….Amin

    • Himawan
      November 7, 2012 - 10:45 am | Permalink

      Syukur untuk semua, baik 56 atau 58. Kalau keinginan yang d turuti tdk ada ujungx. Perbaiki kinerja pasti rewordx akan datang juga, asal IKLAS.

  • mazdimaz
    October 5, 2012 - 11:18 am | Permalink

    Assalamu alaikum wr wb

    Pejabat ada yang sudah bilang bulan ini keluar, yah otomatis mereka yang ada di level bawah mengharap sekali dong. Tapi apa buktinya….? Hanya Bualan mereka aja koq. Mereka yang ada diatas gak mungkin mikirkan yang dibawah……mikir dulu kantong sendiri…..Gak ada GEBRAKAN dalam diri Pejabat tersebut.

    Wassalam

  • Pujiono
    October 30, 2012 - 10:02 pm | Permalink

    yang bener aja lah, jangan jangan isu-isu aja…

  • July 5, 2013 - 5:19 am | Permalink

    Salam kenal,
    Website yg sungguh sarat informasi….

  • January 24, 2014 - 3:51 pm | Permalink

    Gak setuju BUP ditambah sampai usia 58 tahun, bagaimana dengan calon tenaga kerja yang lain yang masih ingin menjadi pns atau tenaga honorer, bisa bisa gak diangkat angkat jadi pns ? dan hal tersebut menguntungkan pns yang korup, lumayan bisa korupsi 2 tahun lagi

  • July 21, 2014 - 11:54 pm | Permalink

    bagaimana nasib seorang pns masa dinasnya telah mencapai 32 tahun berkala dan naik pangkat tidak bisa lagi,istilah sudah top sedangkan masa pensiun 6 tahun lagi.

  • July 22, 2014 - 12:08 am | Permalink

    bagaimana nasib seorang pns masa dinasnya telah mencapai 32 tahun,padahal berkala dan naik pangkat tidak bisa lagi umurnya sekarang 50 tahun BUP 58 tahun, sedangkan tabel gaji masa kerja 32 tahun. sebenarnya sih berilah kesempatan kepada generasi muda ngapain ditambah 2 tahun lagi masa kerja padahal di usia lansia sudah mulai pikun….saya sih tidak setuju.

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>