About

Remunerasi PNS lebih diartikan sebagai sitem penggajian dikaitkan dengan sistem penilaian kinerja yang bertujuan untuk memacu prestasi dan motivasi kerja PNS. Sasaran remunerasi mendorong peningkatan profesionalisme dan kinerja PNS serta dorongan untuk tidak melakukan korupsi. Pemerintahan yang bersih sebagai tujuan reformasi birokrasi sudah menjadi amanat undang-undang. Dalam blog  ini akan dicoba membahas Kementerian dan Lembaga yang sudah dan akan memberlakukan remunerasi, berapa besar remunerasi, Job grade, program unggulan (Quick Wins) maupun berita-berita yang berkaitan dengan remunerasi, bagaimana prakteknya serta penilaian audit BPK terhadap Laporan Keuangan (LK) Kementerian dan Lembaga bersangkutan.

Tahun 2010 pemerintah menargetkan akan melakukan reformasi birokrasi di 12 Kementerian/Lembaga (KL). Selanjutnya, pada 2011, reformasi birokrasi sudah bisa tuntas diterapkan di seluruh Kementerian/Lembaga. Ke-12 lembaga itu adalah Kejaksaan Agung, Departemen Pertahanan, Departemen Hukum dan HAM, Kantor Menko Perekonomian, Kantor Menko Kesra, Kantor Menko Polhukam, Kantor Meneg PAN, Kantor Meneg PPN/ Bappenas, Kepolisian Negara RI, Lembaga Administrasi Negara, BKN dan BPKP. Menyusul lembaga lain seperti Depkeu, BPK, MA dan Setneg. Reformasi birokrasi memang tidak melulu sebagai pemberlakuan kenaikan remunerasi. Tapi tidak dapat dipungkiri hal tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan good governance. Remunerasi menjadi magnet yang kuat bagi para PNS maupun yang berminat menjadi PNS, karena berarti ada kenaikan penghasilan yang signifikan bagi PNS. Besaran remunerasi ditentukan oleh job grade, sedangkan grade didasarkan atas beberapa parameter.

Pada akhirnya, masyarakat tentu ingin melihat pertanggungjawaban kinerja PNS setelah menerima remunerasi. Akuntabilitas dan transparansi menjadi keharusan. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan publik yang terbaik.

Disclaimer
1. Opini atau artikel yang ditulis dalam blog ini atas nama penulis sebagai pribadi sehingga tidak ada keterkaitan secara hukum, baik langsung maupun tidak langsung terhadap profesi dan instansi dimana penulis bekerja.

2. Beberapa artikel pada blog ini menyertakan sumber dari luar yang isinya bukan merupakan tanggung jawab penulis di blog ini, silahkan baca dan ketahui dari sumbernya secara langsung.

Jika ingin menghubungi saya lebih lanjut silahkan kirim email setagunet@gmail.com
Atau gunakan gunakan form di bawah ini.

Nama

Email

Subject

Pesan

22 comments on “About

  1. Pak, mau nanya. untuk Kementrian Ristek dan LPND yang dibawahnya, ada berita ngga kapan dilakukan remunerasi?terima kasih

  2. saya pikir reformasi birokrasi harus terus dilanjutkan, menurut kami tim pembina RB semestinya turun langsung ke instansui, menilai secara obyektif terkait kondisi sebenarnya jalanya pemerintahan di setiap instansi. Data dapat diperoleh melalui informasi dari Atasan dan Bawahan. Bawahan terdiri dari Fungsional umum, fungsional teknis. Sepertinya pengambilan data dari bawahan belum pernah kami tau dan dengar, apabila bawahan dapat juga sebagai responden , maka tidak terlalu sulit mengetahui kelemahan jalanya pemerintahan saat ini. Sebagai informasi, bahwa komitmen terhadap profesional sesuai kompetensi banyak dikalahkan oleh kekuasaan kepala instansi/struktural, tanpa analisa lapangan. Sebagai bukti banyak profesi penyuluh atau fungsional teknis lainya justru “Ngangur”, karena pekerjaan teknis hampir semua sudah diambil alih oleh pejabat struktural dan staf umum yang notabene adalah non teknis. Kami prihatin oleh jalannya sistem yang terjadi saat ini, mohon Bapak Menpan mau mendengarkanya, kasihan negara mubajir dana yang disiapkan bila pelaksana bukan orang orang profesional.

  3. walah utk pegawai rendahan gak ada gunanya remunisasi cuma bisa nambahan beli garam aja. Ini makin meningkatkan kesenjangan sosial.

  4. remunerasi buat negara ancur g ada keadilan. kasian masyarakat kita… nyadar pns yg kerja nya cuma bisa minta gaji gede tp gawe nolllllll

  5. yang nulis artikel diatas siapa sih… ceplak ceplok.. ngga karuan.. sumbernya darimana..BKN? a/n siapa? gelap dech… orang ngelamun kali…?

  6. Thanks a lot atas info2 berharga dari web ini. Selamat juga dah pakai domain sediri, bukan nebeng di wordpress lagi.

    Btw, nama setagu ini artinya apa, dan kenapa ngga pakai kata “remunerasi” sebagai nama domain?

  7. aslm….mas tlng email ke yeye_msi@gmail.com…..saya punya visi g sama dengan anda terkait remunerasi dan reformasi birokrasi…boleh kenal? kunjungi saya di yuari.wordpress.com…..saya tungguu…trims…sekaligus izin copas beberap artikelnya….trims

  8. Web site anda luar biasa pak, terutama dalam memberikan informasi mengenai RB dan remunerasinya bagi para PNS khususnya.
    Pada kesempatan ini saya juga mau tanya untuk remun BKN apa sudah ada kejelasan pak? Karena KemenPAN sebagai yang katanya satu paguyuban kok sudah di ACC sedangkan BKN belom, mungkin bapak punya informasi sejauh mana remun BKN?
    Terimakasih pak sebelum dan sesudahnya…

Comments are closed.